VOICE OF ILPEM (VOI) “Mendengar Lebih Dalam, Mewujudkan Perubahan”

Bidang Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro telah sukses menyelenggarakan program kerja Voice of Ilpem (VOI) pada hari Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Ruang Auditorium Gedung A Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. Kegiatan ini merupakan forum aspirasi yang dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan untuk menyampaikan evaluasi, kritik, saran, serta berbagai masukan terkait sistem pembelajaran, pelayanan akademik, dan berbagai aspek penunjang lainnya di lingkungan program studi. Mengusung tema “Mendengar Lebih Dalam, Mewujudkan Perubahan,” program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen organisasi mahasiswa dalam membangun ruang komunikasi yang terbuka, sehat, dan konstruktif antara mahasiswa dengan pihak dosen maupun tenaga kependidikan, sehingga tercipta lingkungan akademik yang semakin responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Kegiatan Voice of Ilpem dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif Ilmu Pemerintahan lintas angkatan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh panitia pelaksana dari Bidang Advokesma HMPS Ilmu Pemerintahan. Rangkaian acara dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan proses registrasi peserta yang dipandu oleh Safira Maharani, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Master of Ceremony Maria Ovi Fellicia Gerrarlda dan Kayla Anggita Putri. Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai akademik dan institusi, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Diponegoro. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Voice of Ilpem Valentina Bintang Purbawidia, Ketua HMPS IP 2026 Rexza Taofik Ananda, serta Kepala Departemen Politik dan Pemerintahan Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya forum aspirasi sebagai sarana evaluasi sekaligus upaya perbaikan berkelanjutan dalam lingkungan akademik.

Memasuki agenda inti, Master of Ceremony membacakan tata tertib diskusi sebagai pedoman jalannya forum agar kegiatan dapat berlangsung secara tertib, terbuka, dan kondusif bagi seluruh peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan hasil aspirasi mahasiswa yang disampaikan oleh Valentina Bintang Purbawidia bersama Yuniz Madania Syahidanty dengan fokus pembahasan pada evaluasi mata kuliah, pelayanan tenaga kependidikan fakultas, serta tenaga kependidikan program studi. Setelah sesi pemaparan selesai, kegiatan berlanjut ke forum diskusi interaktif yang berlangsung secara komunikatif antara mahasiswa, dosen, dan pihak program studi. Dalam sesi tersebut, mahasiswa secara langsung menyampaikan berbagai aspirasi terkait metode pembelajaran, beban tugas, komunikasi akademik, hingga pelayanan administrasi, yang kemudian ditanggapi oleh pihak terkait sebagai bentuk upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mewujudkan perubahan nyata melalui tindak lanjut atas berbagai aspirasi yang telah disampaikan.